News

AS Klaim Ada Kemajuan dengan Iran, Tapi Masih Lewat Perantara

Washington (KABARIN) - Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengeklaim ada kemajuan dalam pembicaraan tidak langsung dengan Iran serta peningkatan pengiriman minyak dan gas melalui Selat Hormuz.

"Ada negara perantara yang menyampaikan pesan, dan kemajuan konkret telah dicapai sebagaimana telah terlihat dan didokumentasikan," kata Rubio kepada wartawan sebelum menuju Prancis, Kamis (26/3).

"Ada kemajuan dalam pertukaran pesan, tetapi proses ini masih berlangsung dan dinamis," katanya, menambahkan.

Rubio juga menyoroti peningkatan aliran energi melalui selat tersebut. Ia mengatakan meski belum dianggap cukup, volumenya telah meningkat.

Saat ditanya apakah kemajuan itu cukup membuka jalan bagi pertemuan langsung antara delegasi AS dan Iran, Rubio mengatakan hal itu masih harus dilihat.

"Kita lihat saja hasilnya. Saya tak ingin menilai terlalu dini atau membuat prediksi. Seperti yang saya katakan, kita tunggu saja perkembangannya," ujarnya.

Awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan telah ada pembicaraan "sangat positif dan produktif" dengan Iran, dan AS menunda serangan terhadap infrastruktur energi negara itu.

Trump juga mengungkapkan harapan bahwa kemajuan bisa dicapai dalam lima hari.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran membantah laporan adanya pembicaraan langsung, dan menyatakan hanya menerima pesan yang menunjukkan keinginan AS untuk berdialog.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: